Mengenal Jaring Laba Laba

Menguak misteri dibalik jaring laba-laba

Kalian pasti pernah nonton film Spiderman kan? Pasti ada diantara kalian yang sempat bertanya-tanya, bagaimana mungkin jaring laba-laba yang dimiliki Spiderman menjadi begitu kuat hingga sanggup menahan berat yang super berat? Itu memang hanya ada di film. Tapi tahukah kamu, bahwa sebenarnya jaring laba-laba sungguhan juga adalah serat yang luar biasa kuat!

Benang yang dihasilkan laba-laba merupakan benang sutra berbahan dasar protein bernama fibrions. Benang ini sangatlah kuat, bahkan apabila ada baja dan benang laba-laba dengan berat yang sama, benang laba-laba lebih kuat dan lebih elastis. Kedua karakteristik ini menjadikan benang laba-laba salah satu material yang paling hebat. Para ahli sains pun berusaha untuk membuat benang laba-laba buatan.

Benang sutra laba-laba ini disekresi sebagai cairan oleh pemintal dalam tubuh laba-laba, pemintal ini merupakan kelenjar khusus yang terletak di ujung perut laba-laba. Pada saat terjadi kontak dengan udara, cairan tersebut langsung mengeras menjadi sutra halus yang kuat. Saat diproduksi, laba-laba menarik benang tersebut menjadi panjang sesuai kebutuhan menggunakan kakinya.

Benang laba-laba dirangkai menjadi jaring untuk menangkap mangsa. Nah, lalu mengapa laba-laba tidak terperangkap dalam jaringnya sendiri? Pertama, laba-laba tahu bagian mana dari jaringnya yang lengket. Kedua, laba-laba bergerak dengan lembut di atas jaringnya, karena jika bergerak dengan tiba-tiba perekat pada jaringnya akan mengeras. Oleh karena itu jarang sekali ada kemungkinan laba-laba terkena senjata makan tuan alias terperangkap jaring sendiri.

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © . Detail dot - Posts · Comments
Theme Template by BTDesigner · Powered by Blogger